Wednesday, 28 May 2014

Cewek vs Cowok

Cowok itu berpikir dengan menggunakan Logika, mungkin karena itu juga banyak ilmuwan hebat yang rata-rata berjenis kelamin laki-laki.
Cewek itu cara berpikirnya beda, mereka pake Hati & Perasaan. Nah, karena pake perasaan inilah pikiran cewek itu susah buat dipahami. 
Ini dia beberapa perbedaan Cewek dengan Cowok
1. Membuat seseorang jatuh cinta

- Cewek
Cewek itu perlu banyak perhatian. jadi kalo mau dia kagum sama kamu. kamu harus peduli sama dia, perhatian sama dia, mencintai dia, kamu harus jadi orang yang setia di mata dia, kamu harus akrab sama dia, kamu harus selalu melindungi dia.
- Cowok
Cowok itu orangnya gampang banget jatuh cinta (karena itulah banyak yang playboy). jadi kalau kamu mau dia jatuh cinta sama kamu, kamu cukup senyum ke dia dan ngobrol tentang hal-hal yang disukai cowok itu, kalo ngomongnya nyambung dan dia nyaman sama kamu, kemungkinan besar dia bakal jatuh cinta sama kamu.
2. Pakaian
- Cewek
nggak usah dijelasin lagi, coba liat baju-baju cewek di mall, banyak macamnya kan? 




- Cowok 
Cowok itu pakaiannya simpel, kalo ada cowok yang punya banyak model baju, itu banci taman lawang.
Yang ini bercanda, nggak mungkin juga kalo cowok cuma punya 1 atau 2 model baju XD
3. Ketika seseorang lagi nembak ke orang ini, jawabannya pasti gini      
 -  Kalo dia cewek

  • Kamu terlalu baik buat aku
  • hmm.. pikir pikir dulu ya
  • Tapi kita kan baru kenal
  • aku nggak mau ngilangin status sahabat kita
  • kamu udah aku anggap kakak aku
  • Tapi, aku sudah punya pacar
  • Dll
  • Iya, aku juga suka sama kamu (5% kemungkinan hasil jawaban dari penembakan, 1% kalo kamu jelek)
   
 - Kalo dia cowok

  • Iya
  • aku juga suka sama kamu 
  • aku udah punya pacar <-- jawaban dari cowok yang hobi php, mungkin.

4. Tingkat kerapian
- Cewek
Kamar cewek
Desktop komputer cewek


- Cowok
Kamar cowok
Desktop komputer cowok
5. Setelah putus sama pacar
- Cewek
Kalo habis putus biasanya nangis sehari semalam, tapi setelah beberapa bulan udah mulai lupa sama mantannya.

- Cowok
Kalo habis putus bahagia banget, rasanya bisa bebas kemana aja. Tapi setelah satu bulan belum punya pengganti, jadi ingat sama mantan terus, dan galau deh.
6. Kalo Lagi sakit
7. Persiapan sebelum ke sekolah/kampus
8. Sepatu 

Pemuja Rahasia -Sheila on 7-


                 
Kuawali hariku dengan mendoakanmu 
Agar kau s'lalu sehat dan bahagia disana 
Sebelum kau melupakanku lebih jauh
Sebelum kau meninggalkanku lebih jauh

Ku tak pernah berharap kau kan merindukan
Keberadaanku yang menyedihkan ini 
Ku hanya ingin bila kau melihatku kapanpun
Dimanapun hatimu kan berkata seperti ini

Pria inilah yang jatuh hati padamu 
Pria inilah yang kan s'lalu memujamu 
Aha, yeah, aha, yeah
Begitu para rapper coba menghiburku

Akulah orang yang selalu menaruh bunga 
Dan menuliskan cinta di atas meja kerjamu
Akulah orang yang kan s'lalu mengawasimu 
Menikmati indahmu dari sisi gelapku

Dan biarkan aku jadi pemujamu 
Jangan pernah hiraukan perasaan hatiku 
Tenanglah, tenang pujaan hatiku sayang
Aku takkan sampai hati bila menyentuhmu

Mungkin kau takkan pernah tahu 
Betapa mudahnya 
Kau untuk di kagumiii... 
Mungkin kau takkan pernah sadar 
Betapa mudahnya 
Kau untuk di cintaiii...

Akulah orang yang akan selalu memujamu 
Akulah orang yang akan selalu mengintaimu 
Akulah orang yang akan selalu memujamu 
Akulah orang yang akan selalu mengintaimu
Kembali ke: Reff

Karena hanya dengan perasaan
Rinduku yang dalam padamu 
Kupertahankan hidup
Maka hanya dengan jejak-jejak hatimu
Ada artiku telusuri hidup ini 
Selamanya hanya ku bisa memujamu 
Selamanya hanya ku bisa merindukanmu
Huuu huuu huuu huuu huu

Berpisah, namun bertemu.

Mungkin kita adalah kapsul waktu yang terpendam di tanah.
Menyimpan berbagai memori hingga saatnya tiba, terbuka merekam jejak.
Mungkin kita adalah sepanjang jalanan berpagar pohon randu.
Menyepi bagai bisu, hanya  sesekali terdengar gesekan dedaunan.
Mungkin kita adalah segerombolan burung liar yang terbang bebas.
Menari di udara, hingga saatnya kita akan terpisah jarak di antara awan.
Mungkin kita adalah butiran debu yang kian terhempas zaman.
Mungkin kita adalah canda yang kian meredup.
Mungkin kita adalah suara-suara tangis yang dulu pernah ada.
Mungkin kita adalah gemericik air yang kian menghilang.
Dan mungkin kita adalah sungai yang mengering.

Namun, semoga kita tidak saling meleburkan nama dalam memori, sahabat.

Semoga kita tidak saling menghapuskan kenangan dalam hati.
Semoga kita bisa kembali menabur suka dan menepis duka di sepanjang jalanan itu, meski kita memang telah menemukan jalan masing-masing. Bersama bukan berarti harus berdampingan. Semoga suatu saat nanti.
Karena kita pernah mengukir mimpi dan tawa bersama di masa itu, sahabat.
Semoga kita tidak saling meleburkan nama.
Teruntuk aku, kamu, kita, kalian. Semoga Allah SWT senantiasa mengabulkan doa-doa terbaik untuk kalian dimanapun berada.

Hal terpahit dalam persahabatan adalah ketika kita telah berjalan beriringan, kemudian pasti menemukan persimpangan, dan kita memang harus memilih jalan masing-masing. Sukses selalu, sahabat-sahabat ku :)


"Dan bila sekarang aku harus pergi sebentar, semoga saatnya kembali kalian masih ingat namaku..."

Saturday, 17 May 2014

Kisah Cinta Ali bin Abi Thalib

Kisah cinta yang sangat didambakan adalah kisah cinta seperti Fatimah Az Zahra dan Ali bin Abi Thalib. Fatimah yang cantik, dengan segala kelebihan yang dia miliki dan Ali bin abi thalib yang gagah sekuat herkules yang siap memberikan perlindungan kepada sang putri meski ia mengaku tak punya kekayaan, tapi ia punya cinta untuk Az Zahra. dan sang putri cantik pun mengajarkan kepada pangeran bagaimana cara mencintai.sehingga sang pangeranpun bertekuk lutut mencintai sang putri.

Sejarah mencatat kisah cinta mereka,

Kisah cinta yang sudah terpendam sejak lama, kisah cintanya sangat terjaga kerahasiaannya dalam kata, sikap dan ekspresi mereka bahkan konon syetanpun tak bisa mengendusnya, mereka bisa menjaga izzah mereka, hingga Allah telah menghalalkannya.

Ali sudah menyukai fatimah sejak lama, kecantikan putri Rasulullah ini tak hanya fisikly saja, kecantikan ruhaninya melintasi batas hingga langit ketujuh, kendalanya adalah perasaan rendah dirinya, mampukah ia membahagiakannya dengan keadaannya yang serba terbatas.

Ali juga sempat patah hati dua kali, dua sahabat terdekat Rasulullah (Abu bakar dan Umar bin khatab) juga telah mendahuluinya, dan menyusul Abdurahman bin auf melamar sang putri dengan membawa 100 onta bermata biru dari mesir dan 10.000 dinnar.kalo diuangkan dalam rupiah kira kira 55 milyar.

Alhamdulillah, lamaran bermilyar milyar itupun di tolak oleh Rasulullah, ternyata kekhawatiran Ali bin Abi Thalib belum berakhir sampai di sini karena ternyata sahabat yang lainpun melamar sang Az Zahra, Usman bin Affan pun memberanikan dirinya melamar sang putri, dengan mahar seperti yang di bawa oleh Abdurahman bin Auff, hanya ia menegaskan kembali bahwa kedudukannya lebih mulia di banding Abdurahman bin Auf karena ia telah lebih dahulu masuk islam.

Tidak disangka tidak di duga, ternyata Rasulullah pun menolak lamaran Usman bin Affan, bahkan di sebuah riwayat (Abas Azizi hal 162) di ceritakan < Nabi saw menggenggam batu kerikil dan kemudian membukanya, terlihat batu itu menjadi batu mulia dan beliau menunjukkannya sambil berkata”apakah engkau hendak menakut nakutiku dengan hartamu?”

Empat sahabat sudah memberanikan diri dan mereka telah di tolak oleh Rosululloh saw, kini giliran Ali bin Abi Thalib untuk memberanikan diri.setelah sebelumnya di kuatkan oleh sahabat yang lain bahwa beliau menunggu Ali bin Abi Thalib untuk meminang putri kesayangannya.

Hingga di sutu hari Ali memberanikan diri datang, awalnya beliau hanya duduk di samping Rasulullah dan lama tertunduk diam. Hingga Rasulullah pun bertanya ” wahai putra Abu Thalib, apa yang engkau inginkan?”

Sejenak Ali terdiam, dan dengan suara bergetar iapun menjawab, ” Ya Rasulullah, aku hendak meminang Fatimah” Mendengar jawaban Ali ini beliau SAw tidak terkejut, “bagus wahai Ibnu Abu Thalib, beberapa waktu terakhir ini banyak yang melamar putriku, tetapi ia selalu menolaknya, oleh karena itu, tunggulah jawaban putriku”

Kemudian beliau, meninggalkan Ali dan bertanya kepada putrinya, ketika di tanya Fatimah hanya terdiam dan Rasulullah saw menyimpulkan bahwa diamnya Fatimah pertanda kesetujuannya.

Rasulullah kemudian mendekati Ali dan bersabda ‘apakah engkau memiliki sesuatu yang akan engkau jadikan mahar wahai Ali?

Ali pun menjawab ” orang tuaku yang menjadi penebusnya untukmu ya Rasulullah, tak ada yang aku sembunyikan darimu, aku hanya memiliki seekor unta untuk membantuku menyiram tanaman, sebuah pedang dan sebuah baju zirah dari besi”

Dengan tersenyum Rasulullah bersabda ‘wahai Ali, tidak mungkin engkau terpisah dengan pedangmu, karena dengannya engkau membela diri dari musuh musuh Allahh dan tidak mungkin juga engkau berpisah dengan untamu karena ia engkau butuhkan untuk membantumu mengairi tanamanmu, aku terima mahar baju besimu, juallah dan jadikan sebagai mahar untuk putriku”

Ali bin Abi Thalib menjual baju besi tsb dengan harga 500 dirham dan menyerahkan uang tersebut kepada Rasulullah SAW, dan nabi SAW membagi uang tersebut ke dalam 3 bagian, satu bagian untk kebutuhan rumah tangga, satu bagian untuk wewangian dan satu bagian lagi di kembalikan kepada Ali bin Abi Thalib sebagai biaya untuk jamuan makan untuk para tamu yag menghadiri pesta.

Dan malam harinya setelah di halalkan oleh Allah SWT, terjadilah dialog yang sangat menggetarkan ,

Dalam suatu riwayat dikisahkan bahwa suatu hari setelah keduanya menikah, Fatimah berkata kepada Ali,

“Maafkan aku, karena sebelum menikah denganmu, aku pernah satu kali merasakan jatuh cinta kepada seorang pemuda dan aku ingin menikah dengannya”,
Ali pun bertanya mengapa ia tak mau menikah dengannya, dan apakah Fatimah menyesal menikah dengannya.
Sambil tersenyum Fatimah menjawab, “Pemuda itu adalah dirimu”.


Tabarakallah, indah sekali, pujian terindah yang di lakukan oleh seorang istri, sudah di mulai sejak 1430 tahun yang lalu..
How about us, ya mukminah, sepertinya banyak yang harus kita pelajari dari sosok Fatimah Az Zahra. Hihihi :)

Monday, 5 May 2014

Esok Kan Bahagia

Lirik Lagu D’Masiv - Esok Kan Bahagia (Feat. Ariel, Giring, Momo)


Kesedihan hari ini bisa saja jadi bahagia esok hari
Walau kadang kenyataan tak selalu seperti apa yang diinginkan
Dan ku ikhlaskan segalanya
Keyakinan ini membuatku bertahan

Hidup yang ku jalani
Masalah yang ku hadapi
Semua yang terjadi
Pasti ada hikmahnya

Walau kadang kenyataan
Tak selalu seperti apa yang diinginkan
Kan ku serahkan semuanya
Keyakinan pada-Nya menjadikan ku tenang

Hidup yang ku jalani
Masalah yang ku hadapi
Semua yang terjadi
Pasti ada hikmahnya

Ku kan terus berjuang
Ku kan terus bermimpi
Tuk hidup yang lebih baik
Tuk hidup yang lebih indah

Harus yakin (harus yakin)
Pasti bisa (pasti bisa)

Hidup yang ku jalani
Masalah yang ku hadapi
Semua yang terjadi
Pasti ada hikmahnya

Ku kan terus berjuang
Ku kan terus bermimpi
Tuk hidup yang lebih baik
Tuk hidup yang lebih indah

Ku kan terus berjuang
Ku kan terus bermimpi
Tuk hidup yang lebih baik
Tuk hidup yang lebih indah

Tuk hidup yang lebih baik
Tuk hidup yang lebih indah
Tuk hidup yang lebih indah
Kesedihan hari ini bisa saja jadi bahagia esok hari

Happy With Them? Yay Of Course

Dari kecil saya mempunyai 4 sahabat yang hebat.
Saya tahu sisi buruk dari mereka, dan mereka pun sudah hafal betul sisi buruk yang saya miliki.
Kami bersahabat bukan dalam hitungan bulan saja.
Belasan tahun kami lewati dan tidak pernah berubah.
Kali ini saya akan cerita mengenai mereka, sahabat terbaik saya :)



Sahabat sejati tidak akan sungkan mengatakan, "Berat badan kamu naik ya?" atau "Ada cabai di gigi kamu, bersihin dong!" Mengapa? Karena mereka melakukan itu tidak lebih untuk kebaikan Anda sendiri. Tidak jarang mereka menjadi alarm yang tidak berhenti memperingatkan Anda bahwa pria yang Anda sukai sebenarnya pria yang tidak baik dan tidak pantas untuk Anda. Mereka tidak sedang menjatuhkan Anda. Mereka mengatakan hal yang sesungguhnya sekalipun terkesan menyakitkan di hati Anda. Mereka mengatakan sesuatu yang terkesan 'dingin' tetapi mereka melakukan itu untuk menunjukkan kepedulian yang sangat besar bagi Anda.

Bersama mereka, Anda bisa mendapat motivasi dan dorongan yang kuat untuk menggapai impian Anda. Anda juga demikian, menjadi penopang impian sahabat Anda. Saling mendukung, saling percaya dan saling mengingatkan, tanpa sikap menghakimi. Mereka bisa menjadi kotak untuk menampung impian Anda, sekaligus tempat mencurahkan air mata saat impian Anda tak tercapai dan melambung terlalu tinggi untuk diraih.
 

Mungkin Anda pernah saling meminjam barang atau uang pada sahabat Anda, ini wajar. Tetapi di luar itu semua, seorang sahabat tidak mengharap apapun dari Anda. Tidak mengharap Anda akan memberikan sesuatu dalam bentuk materi atau keuntungan lain. Mereka hanya ingin berbagi bersama Anda dan saling menopang. Tidak ada imbalan yang akan mereka minta sebagai bentuk balas jasa.
 


Mereka menerima apapun diri Anda, apapun pemikiran Anda dan mereka tidak akan meminta Anda untuk berubah menjadi orang lain. Mungkin mereka akan mengingatkan Anda bila terlalu banyak mengonsumsi makanan tak sehat dan masih merokok, tetapi mereka melakukan itu untuk kebaikan Anda. Mereka mungkin mengingatkan Anda untuk tidak berteriak kurang ajar pada seorang supir taksi, tetapi sekali lagi, mereka melakukannya untuk kebaikan Anda.
 

Banyak orang yang tampak mendengarkan Anda dan bersimpati, tetapi hanya itu saja, kemudian mereka berlalu. Tetapi seorang sahabat tidak melakukannya, mereka mendengar apapun yang Anda katakan, bahkan bila memerlukan waktu berjam-jam. Saat Anda mencurahkan hati dan pemikiran Anda, mereka benar-benar mendengarkan Anda. Melihat wajah Anda, menggali apa yang sedang Anda rasakan dan mereka selalu tahu saat Anda berbohong.