Mungkin ini akhir dari tanggung jawabku untuk membuat post karena ini adalah tugasku.
Tapi InshaAllah aku tidak akan berhenti untuk mengisi blog ini.
Tak akan ku biarkan ia berdebu dan dihinggapi sarang laba-laba.
Walau hanya sesekali namun akan selalu ku usahakan untuk terus mengisinya.
Terima kasih untuk Set 3 Aplikasi Komputer ini Sir, dan kawan-kawan.
Selama aku kuliah disini, baru sekali ini aku bisa mengenal dan menghafal banyak nama kawan-kawan.
Berat rasanya harus meninggalkan orang-orang ini, mereka luar biasa.
Semoga kita bertemu dilain waktu :)
Friday, 27 June 2014
Perpisahan Termanis - Lovarian
Bila nanti kita berpisah
Jangan kau lupakan
Kengan yang indah
Kisah kita
Jika memang kau tak tercipta
Untuk ku miliki
Cobalah mengerti
Yang terjadi
Bila mungkin memang tak bisa
Jangan pernah coba memaksa
Tuk tetap bertahan
Di tengah kepedihan
Jadikan ini
Perpisahan yang termanis
Yang indah dalam hidupmu
Sepanjang Waktu
Semua berakhir
Tanpa dendam dalam hati
Maafkan semua salahku
Yang mungkin menyakitimu
Courtesy of liriklagu.asia
Semoga kelakkan kau temukan
Kekasih sejati
Yang kan menyayangi
Lebih dariku
Bila mungkin memang tak bisa
Menyatukan perbedaan kita
Dan tetap bertahan
Ditengah kepedihan
Jadikan ini
Perpisahan yang termanis
Yang indah dalam hidupmu
Sepanjang Waktu
Semua berakhir
Tanpa dendam dalam hati
Maafkan semua salahku
Wednesday, 11 June 2014
The Power of 7
1. Allah memilih angka tujuh dalam penciptaan lapisan langit dan bumi yang berjumlah tujuh lapis.
2. Atom yang dianggap sebagai dasar pembentuk alam tersusun dari tujuh tingkatan elektron dan tidak mungkin lebih dari itu.
3. Jumlah hari dalam satu pekan yang berjumlah tujuh.
4. Jumlah warna pelangi sebanyak tujuh.
5. Rasulullah banyak menyebutkan angka tujuh dalam beberapa haditsnya.
6. Kita diperintah sujud dengan tujuh tulang.
7. Seorang mukmin bertawaf di sekeliling Baitullah sebanyak tujuh putaran, melakukan sa’I antara shafa dan marwa sebanyak tujuh kali juga, serta melempar jumrah dengan tujuh kali.
8. Kata kiamat dalam Al-qur’an disebutkan sebanyak 70 kali. Kata jahannam disebutkan dalam Al-Qur’an sebanyak 77 kali
9. Jumlah dari pintu neraka ada 7 pintu.
10. Dalam Al-Qur’an terdapat tujuh surah yang diawali dengan kalimat tasbih.
11. Angka tujuh digunakan Allah dalam perumpamaan dalam sedekah.
12. Terdapat tujuh ayat dalam Al-Qur’an yang menjelaskan tentang penciptaan langit. (QS. Al-A’raf: 54; QS Yunus: 3; QS Hud: 7; Al-Furqan: 59; As-Sajadah: 4; QS Qaf: 38; dan QS Al HAdid: 4)
13. Angka 7 adalah angka yang pertama sekali disebutkan didalam AlQuran.
14. Angka 7 adalah angka yang paling banyak diulang dalam AlQuran setelah angka 1 (ahad).
15. Awal surah dalam AlQuran adalah surah Al Fatihah, jumlah ayatnya ada 7 ayat.
16. Ketika Nabi saw menerangkan hal-hal yang merusak, beliau membatasinya pada 7 hal.
17. Ketika menerangkan orang-orang yang akan dinaungi Allah SWT pada hari Kiamat, beliau membatasinya pada 7 golongan.
18. Ketika menerangkan kezaliman dan mengambil tanah orang lain tanpa alasan, beliau menjadikan angka 7 sebagai simbol azab pada hari Kiamat.
19. Nabi saw menerangkan bahwa Allah SWT memerintahkan kita bersujud dengan 7 organ tubuh.
20. Jika bejana dijilat anjing, maka disucikan dengan mencucinya 7 kali, salah satunya dengan debu.
21. Rasul juga berbicara tentang Jahanam pada hari Kiamat
“Pada hari itu Jahanam didatangkan dengan 70 ribu kendali.” (HR. Muslim)
Beliau memohon perlindungan dari azab Jahanam sebanyak 7 kali dengan doa,
22. Tentang sebab-sebab kesembuhan, Nabi saw memerintahkan kita untuk membaca doa berikut 7 kali,
23. Bahkan, ketika hadits Nabi saw berkaitan dengan makanan, kita juga mendapatkan kehadiran angka 7.
DAN YANG TERPENTING ADALAH : SAYA sebagai penulis blog ini LAHIR pada tanggal 7 ;)
El Nino dan La Nina
El Nino
Kondisi El Nino
Dampak El Nino
1.
Dampal El Nino
Terhadap Kondisi Cuaca
a.
Angin pasat
Timuran melemah
b.
Sirkulasi Monsoon
melemah
c. Kumulasi curah
hujan berkurang di wilayah Indonesia, Amerika Tengah dan Amerika Selatan bagian
Utara. Cuaca di daerah ini cenderung lebih dingin dan kering.
d. Potensi hujan
terdapat di sepanjang Pasifik Ekuatorial Tengah dan Barat serta wilayah
Argentina. Cuaca cenderung hangat dan lembab.
2.
Dampak El Nino di
Indonesia
Fenomena
El Nino menyebabkan curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia berkurang,
tingkat berkurangnya curah hujan ini sangat tergantung dari intensitas El Nino
tersebut.
Kekeringan
dan kebakaran hutan terparah yang pernah terjadi selama 50 tahun terjadi di
tahun 1997. Polusi udara yang ditimbulkannya menyebar hingga ke seluruh wilayah
sampai negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Filipina,
dan Thailand.
Dampak La Nina
1.
Dampak La Nina
terhadap kondisi cuaca global
a. Angin pasat
timuran menguat.
b. Akumulasi curah
hujan berukuran di wilayah Pasifik bagian timur. Cuaca di daerah ini cenderung
lebih dingin dan kering.
c. Potensi hujan
terdapat di sepanjang Pasifik Ekuatorial Barat seperti Indonesia, Malaysia dan
Australia bagian Utara. Cuaca cenderung hangat dan lembab.
2.
Dampak La Nina di
Indonesia
Fenomena
La Nina menyebabkan curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia bertambah,
bahkan sangat berpotensi menyebabkan banjir.
Sunday, 8 June 2014
Lumpuhkan Ingatanku - Geisha Band
Jangan sembunyi
Ku mohon padamu jangan sembunyi
Sembunyi dari apa yang terjadi
Tak seharusnya hatimu kau kunci
Bertanya, cobalah bertanya pada semua
Di sini ku coba untuk bertahan
Ungkapkan semua yang ku rasakan
Kau acuhkan aku, kau diamkan aku
Kau tinggalkan aku
Lumpuhkanlah ingatanku, hapuskan tentang dia
Ku ingin ku lupakannya
Jangan sembunyi
Ku mohon padamu jangan sembunyi
Sembunyi dari apa yang terjadi
Tak seharusnya hatimu kau kunci
Lumpuhkanlah ingatanku, hapuskan tentang dia
Hapuskan memoriku tentang dia
Hilangkanlah ingatanku jika itu tentang dia
Ku ingin ku lupakannya
Lumpuhkanlah ingatanku, hapuskan tentang dia
Hapuskan memoriku tentang dia
Hilangkanlah ingatanku jika itu tentang dia
Ku ingin ku lupakannya
Lumpuhkanlah ingatanku, hapuskan tentang dia
Ku ingin ku lupakannya
Kau acuhkan aku, kau diamkan aku
Kau tinggalkan aku
Ku mohon padamu jangan sembunyi
Sembunyi dari apa yang terjadi
Tak seharusnya hatimu kau kunci
Bertanya, cobalah bertanya pada semua
Di sini ku coba untuk bertahan
Ungkapkan semua yang ku rasakan
Kau acuhkan aku, kau diamkan aku
Kau tinggalkan aku
Lumpuhkanlah ingatanku, hapuskan tentang dia
Ku ingin ku lupakannya
Jangan sembunyi
Ku mohon padamu jangan sembunyi
Sembunyi dari apa yang terjadi
Tak seharusnya hatimu kau kunci
Lumpuhkanlah ingatanku, hapuskan tentang dia
Hapuskan memoriku tentang dia
Hilangkanlah ingatanku jika itu tentang dia
Ku ingin ku lupakannya
Lumpuhkanlah ingatanku, hapuskan tentang dia
Hapuskan memoriku tentang dia
Hilangkanlah ingatanku jika itu tentang dia
Ku ingin ku lupakannya
Lumpuhkanlah ingatanku, hapuskan tentang dia
Ku ingin ku lupakannya
Kau acuhkan aku, kau diamkan aku
Kau tinggalkan aku
Saturday, 7 June 2014
Salahkah Bila Aku Cemburu?
Membahas tentang cemburu, sama seperti membahas tentang cinta. Rumusnya
sebenarnya simpel, jika cinta karena Allah cemburunya pun karena Allah.
Tapi jika cinta karena hawa nafsu, maka cemburunya pun karena hawa
nafsu. Cinta karena Allah adalah cinta sebab ada pada seseorang sifat
dan perilaku yang dicintai Allah. Dan yang pasti Allah hanya mencintai
sifat dan perilaku yang menaati secara mutlak seluruh perintah-Nya dan
menjauhi larangan-Nya. Pun, saat ujian menyapa.
Apa sebenarnya cemburu itu? Banyak yang pernah merasakan tapi masih susah saat mendefinisikan. Pengertian paling sederhana adalah rasa tidak suka karena sikap dan perbuatan pasangan dengan orang lain.
“Sesungguhnya Allah cemburu, orang beriman cemburu, dan cemburu-Nya Allah jika seorang Mu’min melakukan apa yang Allah haramkan atasnya” (HR. Imam Ahmad, al-Bukhari dan Muslim).
Jadi cemburu sesungguhnya adalah perasaan yang dianugerahkan Allah. Wajar bahkan wajib dimiliki untuk alasan yang dibenarkan. Ini berarti cemburu harus dikelola sedemikian rupa agar proporsional dan tidak mengotori hati, apalagi mengarah pada pelanggaran syariat. Pada perilaku dosa dan mendatangkan murka Allah. Betapa berbahayanya bila cemburu buta terjadi. Tak lagi si pencemburu buta takut pada Allah. Tak peduli lagi ia pada dosa. Tak malu ia melakukan tindakan apa saja, sekalipun menyebarkan aibnya sendiri. Hawa nafsu yang terus diperturutkan dapat melupakan banyak hal, termasuk kehormatan diri dan keluarganya.
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari perasaan cemburu buta:
Apa sebenarnya cemburu itu? Banyak yang pernah merasakan tapi masih susah saat mendefinisikan. Pengertian paling sederhana adalah rasa tidak suka karena sikap dan perbuatan pasangan dengan orang lain.
“Sesungguhnya Allah cemburu, orang beriman cemburu, dan cemburu-Nya Allah jika seorang Mu’min melakukan apa yang Allah haramkan atasnya” (HR. Imam Ahmad, al-Bukhari dan Muslim).
Jadi cemburu sesungguhnya adalah perasaan yang dianugerahkan Allah. Wajar bahkan wajib dimiliki untuk alasan yang dibenarkan. Ini berarti cemburu harus dikelola sedemikian rupa agar proporsional dan tidak mengotori hati, apalagi mengarah pada pelanggaran syariat. Pada perilaku dosa dan mendatangkan murka Allah. Betapa berbahayanya bila cemburu buta terjadi. Tak lagi si pencemburu buta takut pada Allah. Tak peduli lagi ia pada dosa. Tak malu ia melakukan tindakan apa saja, sekalipun menyebarkan aibnya sendiri. Hawa nafsu yang terus diperturutkan dapat melupakan banyak hal, termasuk kehormatan diri dan keluarganya.
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari perasaan cemburu buta:
- Selalu mengikatkan hati, lisan dan perbuatan pada aturan Allah. Ucapkan hanya kalimat-kalimat yang baik pada pasangan sekalipun sedang cemburu, sebab ucapan pun adalah doa. Hindari dari lisan yang mencaci maki, menghujat apalagi menghinakan, karena pasti akan menyakiti hati pasangan.
- Perbanyaklah berdzikir untuk menenangkan hati. Sibukkan diri dengan membaca Al-Quran, dan kalimah dzikrullah yang dituntunkan seperti subhanallah alhamdulillah laa illaha illallah Allahu Akbar.
- Memilih sabar dalam mengendalikan cemburu. Sesungguhnya sabar adalah penolong dan memiliki pahala tanpa batas.
- Berdoa memohon pertolongan Allah SWT dan membasahi hati serta lisan dengan istighfar. Pahami bahwa tanpa Allah, kita tak punya daya apa-apa.
- Selalu mengingat mati. Ini akan menjaga kita dari memilih perbuatan dosa dan menzhalimi pasangan.
- Bersikap qana’ah, menerima segala ketentuan Allah dengan lapang dada. Cemburulah hanya jika Allah pun cemburu.
- Bersyukur pada pasangan. Ingatlah segala kebaikannya dan maafkan kekhilafannya yang tidak disengaja. Sadari seutuhnya pasangan pun manusia biasa yang tidak luput dari kekurangan dan keterbatasan.
- Membangun kepercayaan dan keterbukaan dengan pasangan. Panggillah pasangan dengan kata-kata yang indah dan penuh cinta, seperti Rasulullah memanggil humaira pada ibunda Aisyah.
- Jauhi sifat dan perilaku dendam, apalagi dengan memanfaatkan kelembutan dan kebaikan hati pasangan.
- Jadilah manusia yang kuat, yang mampu menundukkan diri sendiri. Sederas apapun angin menerpa, sekuat apapun tekanan menghujam, sebesar apapun badai dan gelombang menghantam jangan pernah bawa dan menceritakan masalah pribadi dan pasangan pada orang lain, dunia luar yang sejatinya tak tahu apa-apa tentang kehidupan kita.
- Senantiasa melakukan introspeksi diri. Jujurlah untuk menilai diri sendiri dengan patokan hukum syara. Katakan benar jika memang benar, dan berbesar hatilah mengakui jika memang salah.
Sekali Ini Saja - Glenn Fredly
Bersamamu kulewati
Lebih dari seribu malam
Bersamamu yang kumau
Namun kenyataannya tak sejalan
Chorus:
Tuhan bila masih ku diberi kesempatan
Ijinkan aku untuk mencintanya
Namun bila waktuku telah habis dengannya
Biar cinta hidup sekali ini saja
Bersamamu kulewatiLebih dari seribu malam
Bersamamu kulewatiLebih dari seribu malam
Bersamamu yang kumau
Namun kenyataannya tak sejalan
Chorus:
Tuhan bila masih ku diberi kesempatan
Ijinkan aku untuk mencintanya
Namun bila waktuku telah habis dengannya
Biar cinta hidup sekali ini saja
Tak sanggup bila harus jujur
Hidup tanpa hembusan nafasnya
Tuhan bila waktu dapat kuputar kembali
Sekali lagi untuk mencintanya
Namun bila waktuku telah habis dengannya
Biarkan cinta ini, biarkan cinta ini
Hidup untuk sekali ini saja
Monday, 2 June 2014
Sekarang, tidak bosan belajar lagi :)
Bosan
merupakan kondisi psikologis yang bersifat alamiah. Artinya, siapa pun akan
dapat mengalami kebosanan atau kejenuhan terhadap sesuatu maupun dalam
melaksanakan aktivitas sehari-hari. Boleh jadi, sesuatu yang monoton, tanpa
variasi, atau kegiatan rutin yang menjadi penyebab kebosanan itu.
Namun
demikian setiap orang juga mempunyai ambang kebosanan yang berbeda. Kadang-kadang
ambang batas kebosanan tergantung pada
bagaimana seseorang dalam meredakan atau mengatasi kebosanannya sendiri.
Kebosanan
dalam belajar sering dialami oleh siswa dan mahasiswa. Kebosanan ini tidak saja
di sekolah, di rumah pun kadang-kadang bisa diserang rasa bosan.
Kalau
bosan itu ibarat virus, maka itu harus diantisipasi dan diatasi agar tidak berkembang
dan menimbulkan sesuatu yang merugikan. Bosan belajar menyebabkan prestasi belajar menurun. Bisa jadi tidak naik
kelas, peringkat menurun, bahkan bisa gagal ujian nasional.
Berikut
ini adalah tips meredakan kebosanan belajar:
1.Ciptakan
suasana belajar yang menyenangkan.
Suasana
belajar menyenangkan itu akan terwujud bila tempat belajar bersih, rapi dan
teratur. Bersih dari kotoran dan sampah. Buku dan alat tulis disusun teratur,
meja belajar dihias serapi mungkin. Buku catatan perlu dirapikan dan dihias
seindah mungkin agar betah membacanya.
Mungkin
ada yang senang belajar sambil dengar musik. Tentu hal ini dapat dilakukan
dengan memutar musik lembut dari lagu kesukaan kita. Itu dapat kita ciptakan
sendiri sesuai kreativitas masing-masing.
2.Cara
belajar yang bervariasi.
Cara
belajar bervariasi ditekankan pada proses belajar dimana ada variasi antara
membaca buku sumber belajar dengan mengerjakan tugas atau pekerjaan rumah. Atau
bisa juga sekali-sekali mengajak teman untuk datang belajar ke rumah untuk
berdiskusi, melibatkan orang tua dalam menyelesaikan pekerjaan rumah, dll.
3.Melakukan penyegaran.
Jangan
belajar melulu, perlu adanya waktu untuk penyegaran. Mengendorkan saraf yang
tegang dengan main-main di depan rumah, nonton televisi. Tentunya, menggunakan waktu
malam minggu untuk tidak belajar melainkan main bersama teman. Atau bisa juga
berkunjung ke objek wisata alam yang
terdekat di sekitarnya.
4.Ingat
cita-cita.
Siswa
sering bilang, cita-citanya masih di ujung pena. Itu artinya siswa sedang
memperjuangkan cita-citanya untuk menggapai masa depan yang lebih cerah. Jika
bosan belajar besar kemungkinan cita-cita itu akan terkendala.
4.Menyukai
semua mata pelajaran.
Semua
mata pelajaran yang dipelajari di sekolah sama pentingnya. Mata pelajaran itu mengandung
berbagai disiplin ilmu yang bermanfaat. Hanya karakter mata pelajaran yang
berbeda, seperti antara mata pelajaran eksakta dengan sosial, budaya dll.
What is Love?
Cinta adalah sebentuk nikmat agung yang Allah
karuniakan kepada manusia. Dengan anugerah cinta itulah manusia jadi
lebih bermakna. Dengan anugerah cinta pula, setiap rintangan untuk
bertemu sang kekasih akan dihadapi dengan lapang dada, bahkan senyuman
yang mengembang.
Cinta itu tidak statis, cinta itu dinamis, penuh vitalitas dan energi yang mampu membangkitkan kekuatan-kekuatan tersembunyi dalam diri sampai akhirnya dahaga cinta itu terpuaskan.
Sekali lagi, cinta menimbulkan serangkaian konsekuensi. Ketika seseorang telah menyatakan cinta dan berkomitmen dengan cinta, maka segala tingkah lakunya akan berjalan di jalur cinta tersebut. Bukankah seorang pecinta akan berusaha untuk menghadirkan kesamaan dengan yang dicintainya, sehingga yang dicintai itu menjadi ridha kepada-Nya?
Lalu apakah cinta itu ? Imam Ibnu Qayyim Al- Jauziyyah mengatakan, "Tidak
ada batasan cinta yang lebih jelas daripada kata cinta itu sendiri.
Membatasinya hanya akan menambah kabur dan kering maknanya. Maka,
batasan dan penjelasan cinta tersebut tidak bisa dilukiskan hakikatnya
secara jelas, kecuali dengan kata cinta itu sendiri". Walau demikian, sesuatu yang sulit dimaknai bukan berarti tidak bisa dimaknai.
Diantara makna cinta adalah kecenderungan hati untuk lebih mengutamakan yang dicintai daripada diri dan harta sendiri.
Sedangkan dari sudut pandang Erich Fromm, seorang psikolog kenamaan berkebangsaan Jerman. Dalam bukunya The Art of Love, ia menyebutkan empat unsur yang hadir dalam cinta, yaitu :
1. Care (Perhatian)
Cinta harus melahirkan perhatian pada obyek yang dicintai.
Ketika kita mencintai seseorang, maka kita akan memperhatikan kesulitan yang dihadapinya, akan berusaha meringankan bebannya, dan memberikan perhatian yang tinggi atas semua gerak-geriknya.
2. Responsibility (Tanggung Jawab)
Cinta harus melahirkan sikap bertanggung jawab terhadap obyek yang dicintainya.
Suami yang mencintai istrinya, akan bertanggung jawab terhadap kesejahteraan dan kebahagiaan rumah tangganya. Ia pun akan bertanggung jawab dan mendedikasikan segenap potensi dirinya untuk ‘membahagiakan’ obyek yang dicintainya.
Cinta harus melahirkan sikap bertanggung jawab terhadap obyek yang dicintainya.
Suami yang mencintai istrinya, akan bertanggung jawab terhadap kesejahteraan dan kebahagiaan rumah tangganya. Ia pun akan bertanggung jawab dan mendedikasikan segenap potensi dirinya untuk ‘membahagiakan’ obyek yang dicintainya.
3. Respect (Hormat)
Cinta harus melahirkan sikap menerima apa adanya obyek yang dicintai dan selalu berikhtiyar agar tidak mengecewakannya. Inilah yang disebut respect.
4. Knowledge (Pengetahuan)
Cinta harus melahirkan minat untuk memahami seluk-beluk obyek yang dicintai.
Ketika kita mencintai seseorang yang akan menjadi teman hidup, kita akan berusaha memahami kepribadian, latar belakang, minat dan kualitas keimanannya.
Cinta harus melahirkan minat untuk memahami seluk-beluk obyek yang dicintai.
Ketika kita mencintai seseorang yang akan menjadi teman hidup, kita akan berusaha memahami kepribadian, latar belakang, minat dan kualitas keimanannya.
Empat komponen cinta inilah yang senantiasa terpatri di hati para sahabat. Dan efek yang ditimbulkannya begitu dahsyat.
Gak Usah Sedih!
GAK USAH SEDIH, ALLAH BESERTA KITA
“Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita …”
(Q.S At – Taubah 9 : 40)
Allah tentu gak melarang begitu saja tanpa alasan. Semua yg diharamkan & dilarangNya jelas untuk kebaikan manusia itu sendiri. Kalo gitu apa sih kebaikan dari meninggalkan sedih ? kenapa sih Allah melarang kita bersedih ?
Sedih dilarangNya karena daya yg dimilikinya bersifat menghentikan & bukan menggerakkan. Sedih menyurutkan serta mematikan semangat, memutuskan tekad, & menutup diri dari harapan. Sedih merupakan suatu kondisi yg jadi hobby setan yg dengannya dia akan mudah menggelincirkan manusia dari jalan & ridha Allah. Dengan membesar2kan perasaan sedih yg dialami manusia, setan akan berusaha membujuk manusia untuk mengingkari nikmat & karunia Allah, menjauhi rasa syukur kepada Allah & mendekatkan pada azab Allah.
Sedih jauh lebih banyak mendatangkan mudharat dibandingkan manfaat. Perasaan itu akan merambat memasuki wilayah2 perasaan negatif lainnya, seperti wilayah marah, jengkel, benci, dll maka very dangerous hasilnya ! karena setan memang paling happy kalo melihat manusia bersedih & setan akan berusaha menjauhkan manusia dari jalan Allah melalui perasaan sedih itu.
“Sesungguhnya pembicaraan rahasia itu adalah dari setan, supaya orang2 beriman itu berduka cita …”
(Q.S Al Mujadilah 58 : 10 )
Bagaimana cara menghilangkan kesedihan dengan berpedoman bahwa sesungguhnya Allah menyertai kita ? Satu hal yang utama adalah menyadari dan memahami bahwa Allah itu Maha berkehendak, Maha menentukan, Maha mengurus, Maha Rahman, Maha Rahim, dan Maha menguasai hari kemudian.
Manusia seringkali menanggapi sesuatu yang dihadapinya berdasarkan perasaan & panca inderanya yang limited serta pengetahuannya yg juga limited. Kejadian yang menyebabkan munculnya rasa sedih anggaplah seperti jamu atau obat. Yup, rasanya memang gak enak tapi percayalah di masa yg akan datang pasti ada khasiatnya. Lihat deh sabda Rasulullah SAW berikut :
“Tidaklah seorang mukmin ditimpa sebuah kesedihan, kegundahan, dan kerisauan, kecuali Allah pasti akan menghapus sebagian dosa2nya.”
GAK USAH SEDIH, ENERGI NEGATIF ITU MUDAH DIKALAHKAN
“… Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tentram.”
(Q.S Ar – Rad 13 : 28)
Setiap kita mengalami sesuatu perasaan tertentu akan menimbulkan energi yg tertentu juga. Ada positif dan ada juga negatif. Energi negatif terjadi saat kita merasa sedih, bingung, grogi, takut, cemas, gundah, bimbang, resah, marah, dendam, dll. Semakin kuat perasaan negatif itu kita rasakan maka akan semakin kuat frekuensi energi negatif yg meliputi kita. Jika seseorang sedang diliputi energi negatif kemudian dia mendekat dan memohon kepada Allah maka yang bersangkutan sedang berusaha menghadirkan energi positif pada dirinya. Misalnya, orang yang sedang marah diperintah Rasulullah SAW untuk wudhu–yang kemudian dilanjutkan dengan shalat. Dan itulah salah satu makna perintah Allah :
“Jadikanlah sabar & shalat sebagai penolongmu …”
(Q.S Al – Baqarah 2 : 45)
Semakin banyak kita mengingat Allah maka pikiran kita akan semakin terbuka, hati akan semakin tentram, jiwa semakin bahagia, dan nurani semakin merasakan kedamaian.
GAK USAH SEDIH, BERBAHAGIALAH HARI INI
“Jika engkau berada di pagi hari jangan menunggu sampai datangnya petang hari, jika engkau berada pada petang hari jangan menunggu sampai datangnya pagi hari.” (Al – Hadits)
Hari ini adalah hari ini. Bukan kemarin atau kemarin lusa. Bukan juga besok atau lusa. Gak usah berkutat terus terbuai memikirkan sesuatu yg telah terjadi kemarin. Gak usah juga pusing2 memikirkan time tunnel machine yg jelas2 impossible untuk dibuat menuju hari kemarin untuk membetulkan perbuatan kita yg salah. Cukuplah kesalahan itu menjadi catatan dalam hati, agar gak kita ulangi lagi hari ini.
Hari esok belum tentu tiba. Ia masih dalam alam gaib, hanya diketahui Allah semata. Hari esok masih dalam genggamanNya. Gak usah risau apakah Allah akan menghadirkannya atau gak karena kita hanya hidup pada hari ini. Gak ada jaminan jika esok kita masih hidup. Cukuplah hidup kita hari ini.
Apa yg berada dalam perjalanan hari ini, itulah porsi kita. Itulah hidup kita. Karena itu, perlakukan hari ini sebagai hari terakhir dalam kehidupan kita. Hari yg perlu & harus kita isi dengan semua kemampuan maksimal yg dapat kita perbuat. Maksimal dalam kebaikan & minimal dalam kesalahan. Untuk Allah, sesame manusia, & alam semesta.
Hidup kita tinggal hari ini. Yakini sepenuh keyakinan, jangan terlalu banyak berandai – andai dengan masa depan. Jangan bermimpi bisa hidup esok hari apalagi di masa depan.
Karena hidup kita tinggal hari ini maka jalani dengan hati bahagia & senang. Mulailah dengan mengucapkan rasa syukur dalam do’a ketika kelopak mata kita mulai pertama kali terbuka setelah terjaga.
Waktu lalu adalah masa lalu. Ia telah beranjak pergi ; berlalu. Ya, waktu yg telah pergi berlalu mustahil dapat kembali. Mesin lorong waktu yg –menurut ceritanya- bisa mengembalikan kita ke masa silam kita hanyalah mesin khayalan, angan2 kosong manusia, yg mustahil mampu diwujudkan.
Begitulah keyataannya. Masa lalu adalah tempat terjauh dalam kehidupan kita. Masa lalu benar2 telah berlalu, membawa segala perbuatan & perasaan yg pernah kita alami. Buku catatan masa lalu kita telah tertutup, terkunci rapat2 dalam kotak yg mustahil untuk dibuka.
Setiap sesuatu yg terjadi di dunia ini memang mengandung dua hal : positif & negatif. Segi positif dari masa lalu memang ada bahwa kita bisa belajar & mendapatkan pelajaran darinya. Dari kesalahan & kegagalan, kita belajar untuk berusaha gak mengulanginya. Dari kebaikan & keberhasilan, kita bisa belajar untuk mempertahankannya atau kalau memungkinkan meningkatkanya.
Tapi, jangan mencoba tetap hidup di masa lalu ! Biarkan masa lalu berlalu karena kita hidup bukan di masa lalu.
Jangan larut dalam kesedihan akibat kejadian di masa lalu. Orang yg terus menyibukkan diri & sibuk memikirkan kesalahan serta kegagalan di masa silam akan membunuh semangat & tekadnya dalam mengarungi kehidupannya.
GAK USAH SEDIH, JIKA ADA KESULITAN PASTI ADA KEMUDAHAN
“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”
(Q.S Al – Insyirah 94 : 5 – 6)
Setiap manusia pasti akan diujiNya ; dicobaNya. Itu sebuah kepastian. Selama manusia hidup, maka selama itu pula ujianNya tertuju padanya. Kesulitan dibuat Allah untuk menguji manusia untuk membedakan manusia yg beriman & yg gak beriman kepadaNya ; untuk menjadikan manusia semakin kuat setelah berhasil mengatasi kesulitan yg dihadapinya.
Sama sekali gak ada tempat di dunia ini yg membuat manusia bisa terbebaskan dari ujianNya. Tapi, tapi, sesudah kesulitan pasti terdapat kemudahan. Sekali lagi, ada kesulitan pasti ada kemudahan ! Tidak hanya sekali janjiNya diucapkanNya, melainkan 2 kali beruntun. Ini menunjukkan kesungguhan janjiNya. Sungguh, sekali2 Ia gak akan menyalahi janjiNya sendiri.
JanjiNya sangat melegakan, bahwa Ia tidak semata2 menurunkan kesulitan melainkan disertakanNya pula kemudahan.
“…Ingatlah sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.”
(Q.S Al – Baqarah 2 : 214)
Sungguh, sesudah kesulitan pasti akan dating kemudahan. Bahkan yg lebih melegakan lagi, kemudahan yg diberikanNya berlipat 2 kali dibanding kesulitan itu sendiri. Artinya, setiap satu kesulitan yg diberikanNya akan disediakanNya 2 kemudahan. Dua kebahagiaan : kebahagiaan ketika mendapatkan kemudahan & kebahagiaan ketika terlepas dari kesulitan. Dua kebahagiaan juga, yaitu di dunia & di akhirat.
Ingatlah, ketika kita mengalami kegagalan, ketika harapan serasa terbang menguap, ketika jalan seakan berujung pada kebuntuan, ketika hidup seolah hanya diwarnai kekalaman & kesedihan, maka kemudahan & kebahagiaan menanti di balik semua itu.
Bahwa kesedihan ketika menghadapi kesulitan biasanya berawal dari kegagalan dalam memahami akan tibanya kemudahan setelah kesulitan. Ketika kesabaran & ketabahan telah terlanjur mencair di saat menghadapi kesulitan. Ketika sifat tergesa2 telah mengemuka hingga gak sadar akan kepastian datangnya pertolongan & kebahagiaan.
“Dan manusia mendoa untuk kejahatan sebagaimana ia mendoa untuk kebaikan. Dan adalah manusia bersifat tergesa2.”
(Q.S Al – Isra 17 : 11)
Subscribe to:
Posts (Atom)











