Bosan
merupakan kondisi psikologis yang bersifat alamiah. Artinya, siapa pun akan
dapat mengalami kebosanan atau kejenuhan terhadap sesuatu maupun dalam
melaksanakan aktivitas sehari-hari. Boleh jadi, sesuatu yang monoton, tanpa
variasi, atau kegiatan rutin yang menjadi penyebab kebosanan itu.
Namun
demikian setiap orang juga mempunyai ambang kebosanan yang berbeda. Kadang-kadang
ambang batas kebosanan tergantung pada
bagaimana seseorang dalam meredakan atau mengatasi kebosanannya sendiri.
Kebosanan
dalam belajar sering dialami oleh siswa dan mahasiswa. Kebosanan ini tidak saja
di sekolah, di rumah pun kadang-kadang bisa diserang rasa bosan.
Kalau
bosan itu ibarat virus, maka itu harus diantisipasi dan diatasi agar tidak berkembang
dan menimbulkan sesuatu yang merugikan. Bosan belajar menyebabkan prestasi belajar menurun. Bisa jadi tidak naik
kelas, peringkat menurun, bahkan bisa gagal ujian nasional.
Berikut
ini adalah tips meredakan kebosanan belajar:
1.Ciptakan
suasana belajar yang menyenangkan.
Suasana
belajar menyenangkan itu akan terwujud bila tempat belajar bersih, rapi dan
teratur. Bersih dari kotoran dan sampah. Buku dan alat tulis disusun teratur,
meja belajar dihias serapi mungkin. Buku catatan perlu dirapikan dan dihias
seindah mungkin agar betah membacanya.
Mungkin
ada yang senang belajar sambil dengar musik. Tentu hal ini dapat dilakukan
dengan memutar musik lembut dari lagu kesukaan kita. Itu dapat kita ciptakan
sendiri sesuai kreativitas masing-masing.
2.Cara
belajar yang bervariasi.
Cara
belajar bervariasi ditekankan pada proses belajar dimana ada variasi antara
membaca buku sumber belajar dengan mengerjakan tugas atau pekerjaan rumah. Atau
bisa juga sekali-sekali mengajak teman untuk datang belajar ke rumah untuk
berdiskusi, melibatkan orang tua dalam menyelesaikan pekerjaan rumah, dll.
3.Melakukan penyegaran.
Jangan
belajar melulu, perlu adanya waktu untuk penyegaran. Mengendorkan saraf yang
tegang dengan main-main di depan rumah, nonton televisi. Tentunya, menggunakan waktu
malam minggu untuk tidak belajar melainkan main bersama teman. Atau bisa juga
berkunjung ke objek wisata alam yang
terdekat di sekitarnya.
4.Ingat
cita-cita.
Siswa
sering bilang, cita-citanya masih di ujung pena. Itu artinya siswa sedang
memperjuangkan cita-citanya untuk menggapai masa depan yang lebih cerah. Jika
bosan belajar besar kemungkinan cita-cita itu akan terkendala.
4.Menyukai
semua mata pelajaran.
Semua
mata pelajaran yang dipelajari di sekolah sama pentingnya. Mata pelajaran itu mengandung
berbagai disiplin ilmu yang bermanfaat. Hanya karakter mata pelajaran yang
berbeda, seperti antara mata pelajaran eksakta dengan sosial, budaya dll.

No comments:
Post a Comment