Hy blogers,
Kali ini saya akan ngepost tentang merajuk. Bingung sih mau
bikin apa, karena saya itu orangnya gak hobi ngambek (read: merajuk). Mungkin
kali ini saya akan mendeskripsikan ngambek dengan cuek dan udah gak mau peduli
lagi. Oke?! Lanjooooooooottttt :O
Saya mempunyai seorang teman dekat bernama Risya. Dia adalah
teman terbaik yang pernah saya temui, Risya itu mungkin bisa dikategorikan
sebagai makhluk ciptaan Allah yang hampir sempurna pada akhlak dan sifatnya.
Dia itu orangnya baik, sopan, sabar, selalu bersikap ramah pada orang lain,
disaat ada masalah dia selalu menghadapinya dengan tenang dan tidak gegabah.
Yaaa pokoknya hampir sempurna lah walau terkadang dia juga komplain dan selalu cerewet
kalau aku sedikit ceroboh dalam bertindak, nobody perfect right?
Karena aku di Malaysia dan dia di Indonesia, jadilah kami
harus jarak jauh, dan selalu berkomunikasi dengan mengandalkan sosmed tercinta.
Waktu itu aku sempat memasang foto di BBM tanpa menggunakan jilbab dan
membiarkan rambutku dilihat oleh orang lain, waktu itu dalam pikiranku “gak apa
lah pasang foto ini, kan yang ngeliat cuma teman dekat, walaupun ada contact
cowok tapi mereka semua kan teman baikku” tanpa pikir panjang aku langsung
memasang foto tanpa penutup kepala itu dan apa yang terjadi???? Risya
melihatnya dan dia langsung komplain serta memarahiku.
Aku langsung merasa kaget dan tidak terima kenapa dia
marah-marah kepadaku, aku tau kalau foto itu memperlihatkan aurat, tapi aku
tetap bersikeras pada pendirianku. “Itu kan hanya memperlihatkan rambut, aku
tidak merasa ada yang salah disana lagian yang melihat hanya teman dekatku, apa
itu salah?” Entah kenapa waktu itu aku begitu keras kepala dan aku malah
ngambek kepada Risya.
Karena pada dasarnya Risya itu anak yang baik dan selalu
merasa tidak enakan pada orang lain, akhirnya dia yang mengalah dan meminta
maaf duluan padaku karena langsung saja marah-marah tanpa ngomong secara
baik-baik terlebih dahulu.
Aku pun yang menyadari bahwa yang aku lakukan itu adalah
kesalahan akhirnya juga meminta maaf dan berjanji gak akan ngulangi kesalahan
itu untuk yang kedua kalinya.
Hihihi itulah indahnya persahabatan, disaat yang lain
melakukan kesalahan, yang lainnya harus mengingatkan sahabatnya dengan cara
apapun agar tidak lagi mengulangi kesalahannya tersebut.
Sekian post saya kali ini.
Thank you for reading.



No comments:
Post a Comment