Wednesday, 9 April 2014

Merajuk or Ngambek?



Hy blogers,
Kali ini saya akan ngepost tentang merajuk. Bingung sih mau bikin apa, karena saya itu orangnya gak hobi ngambek (read: merajuk). Mungkin kali ini saya akan mendeskripsikan ngambek dengan cuek dan udah gak mau peduli lagi. Oke?! Lanjooooooooottttt :O
Saya mempunyai seorang teman dekat bernama Risya. Dia adalah teman terbaik yang pernah saya temui, Risya itu mungkin bisa dikategorikan sebagai makhluk ciptaan Allah yang hampir sempurna pada akhlak dan sifatnya. Dia itu orangnya baik, sopan, sabar, selalu bersikap ramah pada orang lain, disaat ada masalah dia selalu menghadapinya dengan tenang dan tidak gegabah. Yaaa pokoknya hampir sempurna lah walau terkadang dia juga komplain dan selalu cerewet kalau aku sedikit ceroboh dalam bertindak, nobody perfect right?

Karena aku di Malaysia dan dia di Indonesia, jadilah kami harus jarak jauh, dan selalu berkomunikasi dengan mengandalkan sosmed tercinta. Waktu itu aku sempat memasang foto di BBM tanpa menggunakan jilbab dan membiarkan rambutku dilihat oleh orang lain, waktu itu dalam pikiranku “gak apa lah pasang foto ini, kan yang ngeliat cuma teman dekat, walaupun ada contact cowok tapi mereka semua kan teman baikku” tanpa pikir panjang aku langsung memasang foto tanpa penutup kepala itu dan apa yang terjadi???? Risya melihatnya dan dia langsung komplain serta memarahiku.
Aku langsung merasa kaget dan tidak terima kenapa dia marah-marah kepadaku, aku tau kalau foto itu memperlihatkan aurat, tapi aku tetap bersikeras pada pendirianku. “Itu kan hanya memperlihatkan rambut, aku tidak merasa ada yang salah disana lagian yang melihat hanya teman dekatku, apa itu salah?” Entah kenapa waktu itu aku begitu keras kepala dan aku malah ngambek kepada Risya.
Karena pada dasarnya Risya itu anak yang baik dan selalu merasa tidak enakan pada orang lain, akhirnya dia yang mengalah dan meminta maaf duluan padaku karena langsung saja marah-marah tanpa ngomong secara baik-baik terlebih dahulu.
Aku pun yang menyadari bahwa yang aku lakukan itu adalah kesalahan akhirnya juga meminta maaf dan berjanji gak akan ngulangi kesalahan itu untuk yang kedua kalinya.
Hihihi itulah indahnya persahabatan, disaat yang lain melakukan kesalahan, yang lainnya harus mengingatkan sahabatnya dengan cara apapun agar tidak lagi mengulangi kesalahannya tersebut.
Sekian post saya kali ini.
Thank you for reading.

No comments:

Post a Comment